Selasa, 16 Juni 2015

7 Lokasi Paling Romantis di Korea Selatan

7 Lokasi Paling Romantis di Korea Selatan



Jika chingueul adalah salah satu penggemar drama dan film Korea, chingudeul tentunya tidak asing dengan tempat-tempat romantis yang kerap disajikan oleh drama tersebut.

Banyak diantara pencinta drama Korea berbondong-bondong datang ke Korea untuk menikmati romantisme yang sama seperti drama yang mereka tonton.

Ada beberapa tempat yang sering menjadi lokasi syuting drama romantis Korea. Tentunya tempat ini juga menjadi tempat wisata favorit bagi turis-turis dalam dan luar negeri.

1.  Cheonggyecheon Stream



Cheonggyecheon adalah tempat terkenal sebagai tempat melamar paling romantis di Korea. Letak Cheonggyecheon berada di jantung kota Seoul. Panorama yang ditampilkan sungguh cantik mulai pemandangan malam Seoul dan juga sungai yang mengalir di sekitarnya. Di sini ada satu tempat yang diberi julukan 'Wall of Proposal'. Di tempat itu banyak orang menyatakan cintanya. Tak jarang mereka juga menggunakan art digital video untuk melamar kekasihnya.

2.  Sungai Han atau Han Gang



Jika ada yang bilang bahwa berpacaran di pinggiran sungai itu kuno dan menggelikan. Di Korea Selatan hal itu tidak berlaku, karena di sana mempunyai sungai yang sangat cantik yang melintasi kota Seoul.
Han River adalah sungai Seoul yang terbentuk akibat pertemuan dari Sungai Namhan dan Sungai Bukhan. Sungai Han memiliki pemandangan yang indah pada malam hari. Suasana romantis dipancarkan dari sorotan lampu warna-warni, semacam air terjun buatan dengan berbagai macam gerak air semakin membuat Sungai Han terlihat begitu mempesona.

Sungai Han yang membelah kota Seoul itu cocok digunakan untuk tempat jalan-jalan di malam hari, tempat untuk menyatakan cinta, ataupun hanya sekedar memandangi pemandangannya saja.

3.  Jeongdongjin



Ingin menikmati sunrise dengan pasangan Anda? di sinilah tempatnya. Meski tempat ini cuma berupa stasiun tapi dekatnya Jeongdongjin dengan bibir pantai mampu menarik wisatawan. Jeongdongjin juga menjadi salah satu tempat yang masuk Guinness Book of World Record sebagai stasiun terdekat dengan laut. Jeongdongjin menjadi terkenal setelah beberapa drama Korea syuting di tempat tersebut, salah satunya Sandglass.

4.  Pulau Nami



Anda pecinta drama Korea, Winter Sonata tentunya tak asing dengan tempat ini. Berlokasi di Chuncheon Provinsi Gangwon, pulau Nami adalah pulau terpencil yang berada di seberang sungai Bukhan. Di pulau ini sejumlah pohon ditata dengan apik. Hasilnya nuansa romantisme tak biasa hadir di tempat ini. Jadi jika Anda ingin merasakan cinta Joon-Sang dan Yu Jin jangan ragu untuk kunjungi tempat ini.

5.  Ice Skating Rink Grand Hyatt Hotel Seoul



Ini adalah Ice Skating yang berada di hotel bintang lima terletak di kawasan Yongsam, Hannam-Dong, Seoul. Hotel mewah ini mempunyai 601 kamar dan suite. Tempat ini pernah dijadikan lokasi syuting pada serial drama Boys Before Flower dan reality show We Got Married.

Kolam renang luar Grand Hyatt Hotel berubah menjadi arena Ice Skating rink seluas 910 Meter persegi setiap musim dingin dari Desember sampai Februari. Dengan menggunakan lighting dan sound yang romantis, ice rink Grand Hyatt Hotel menyajikan suasana musim dingin layaknya Wonderland.

Moment romantis bisa diciptakan di sini ketika kamu dan pasanganmu bergandengan tangan atau mungkin kejadian-kejadian yang romantis lainnya akan membuat kamu dan pasanganmu menjadi lebih dekat satu sama lain.

6.  Jeju Island



Pulau jeju sangat cocok bagi pasangan yang ingin menghabiskan waktu untuk berbulan madu atau sekedar menghabiskan waktu bersama sang kekasih.

Pulau jeju dikelilingi dengan hamparan laut biru dan sinar matahari yang begitu hangat, dan juga tebing-tebing yang tinggi sehingga menambah kesan eksotis. Hamparan bunga dan padang rumput yang sangat luas mampu menampung berbagai macam tanaman yang berwarna-warni. Pulau yang terletak di ujung semenanjung Korea ini dibentuk karena campur tangan manusia namun dapat terbentuk secara natural.

Selain pemandangan indah, Jeju juga menyediakan tempat-tempat rekreasi seperti Gunung Halla, Museum Haenyeo, Pantai Jungmun, Pantai Geumneung, Museum Teddy Bear, air terjun Donneko, dan masih banyak lagi yang lainnya.

7.  N Seoul Tower



N Seoul Tower di kawasan Namsan Park merupakan lokasi romastis lainnya. Daya tarik dari menara tinggi ini, yaitu gembok cinta. Gembok cinta atau Love Lock adalah gembok biasa yang dipasang di beberapa sudut N Seoul Tower yang telah disediakan.Tradisi memasang gembok cinta sudah populer sejak tahun 1990-an. Gembok cinta ini dimulai oleh sepasang kekasih yang terinspirasi hal serupa di menara Tokyo. Selain itu, ada pasangan selebriti yang mengikat janji cintanya seperti pernah ditanyangkan dalam acara “We Got Married” sehingga mengundang perhatian pasangan lain untuk ikut melakukan hal yang sama.

Disana banyak sekali bermacam-macam gembok, dari yang biasa, bentuk love, borgol, dengan berbagai macam tulisan berisi harapan dan cita-cita pasangan bahkan nama kita masing-masing yang konon membuat hubungan semakin awet. Setelah gembok dikunci sepasang kekasih tersebut bersama-sama menaiki N Seoul Tower kemudian membuang kunci gembok dari ketinggian.

Sungai Cheonggyecheon

Iklan Leaderboard Korea Nett

Tempat Wisata Di Korea Selatan – Sungai Cheonggyecheon

Sungai Cheonggyecheon

Salah satu tujuan Tempat Wisata di Korea Selatan yang menarik untuk anda kunjungi adalah Sungai Cheonggyecheon, Sebagai sungai alami yang mengalir di pusat kota Seoul, Sungai Cheonggyecheon pernah terkubur di dalam beton selama lebih dari 50 tahun.


Memang sungai ini pernah terkubur dibawah beton selama lebih dari 50 tahun, akan tetapi saat ini Sungai ini telah direstorasi atau dibuka sebagaimana sungai seharusnya. Pada Tahun 2005 pemerintah Kota Seoul, Korea Selatan melakukan restorasi terhadap sungai ini, sebelumnya diatas sungai ini berdiri jalanan yang sangat besar, sehingga sungai ini pun tertutup keindahannya oleh jalanan tersebut. Akan tetapi pada tahun 2005, pemerintah Kota Seoul, Korea Selatan melakukan restorasi terhadap sungai yang mengaliri pusat kota tersebut, jalanan tersebut pun dibongkar dan sungainya sudah terbuka sebgaimana mestinya.
Saat ini sungai Cheonggyecheon menjadi salah satu tempat wisata di korea selatan yang menarik dan wajib anda datangi ketika berwisata ke korea selatan. Apabila anda berkunjung ke Korea Selatan dan ingin melihat keindahan sungai ini anda dapat menggunakan kereta jalur 1 atau 4 dan berhenti di stasiun Dongdaemun dan langsung keluar di Pintu 8.

Namsan Tower

Processed with VSCOcam with hb2 preset
Sejak dahulu, manusia mewartakan puja-puji cinta melalui puisi, melalui surat, melalui lukisan, melalui lagu, ataupun melalui monumen dan bangunan yang diabadikan atas nama cinta terhadap sang kekasih. Kita pun masih bisa menyaksikan peninggalan tersebut. Cobalah tengok puisi-puisi romantis karangan penyair Inggris, perempuan mana yang tak meleleh dibuatnya. Saya pun mengidolakan seorang penyair Inggris, Sir John Suckling (1609-1641), yang termasuk dalam angkatan Cavalier Poets.* Puisi-puisinya saya temukan dalam sebuah buku kumpulan puisi klasik Inggris bersampul kulit cokelat, yang penuh debu tak tersentuh di rak Perpustakaan FIB UI. Buku itu kusam dan kertasnya menguning, robek sana-sini, dan rasanya ingin saya simpan saja di rumah.
But love is such a mystery,
I cannot find it out,
For when I think I’m best resolved,
I then am in most doubt.**
Sejarah juga mencatat, ada sebuah situs warisan dunia UNESCO yang sangat terkenal hingga pelosok dunia, yang menyimbolkan pengabdian cinta, di India. Taj Mahal. Monumen megah yang dibangun selama dua puluh dua tahun ini merupakan sebuah makam yang dipersembahkan oleh Kaisar Mughal Shāh Jahān kepada istrinya, Mumtaz-ul-Zamani atau Mumtaz Mahal, yang meninggal saat melahirkan putri mereka. Kaisar Mughal kemudian bersumpah takkan menikah lagi.
Saat ini mungkin tak semua orang dapat mengungkapkan kecintaannya seperti itu. Kita tak mungkin tiba-tiba membangun sebuah candi atau kastil untuk kekasih. Namun, ketika saya berkunjung ke Seoul pada musim dingin tahun 2008 (ya, tujuh tahun lalu), saya menemukan hal yang sangat menarik di N Seoul Tower, atau yang lebih populer disebut Namsan Tower.
Di halaman Namsan Tower terdapat pagar-pagar yang dipenuhi oleh Gembok Cinta atau Love Lock. Saya sangat beruntung karena bisa melihat bagaimana ritual memasang gembok cinta itu baru berawal.Waktu itu gembok cinta memang belum tren dan menghebohkan seperti sekarang. Hanya ada beberapa gembok yang bergelantungan.
Saya ingat, waktu itu masih bisa berjalan-jalan dengan santai dan tenang saat berkeliling Seoul. Berbeda dengan sekarang, turis sangat ramai dan padat di mana-mana. Ketika kembali lagi ke Seoul pada tahun 2011, tempat gembok cinta itu berubah drastis. Semua pagar dipadati oleh gembok berwarna-warni beragam rupa. Bahkan, dibangun beberapa pohon besi untuk menampung ratusan ribu gembok yang dipasang pemuda-pemudi kasmaran dari seluruh dunia.
Love Lock di Namsan Tower pada tahun 2008
Love Lock di Namsan Tower pada tahun 2008
Love Lock di Namsan Tower pada tahun 2011
Love Lock di Namsan Tower pada tahun 2011
Panorama Gunung Namsan dan Kota Seoul dari Observatory Deck
Panorama Gunung Namsan dan Kota Seoul dari Observatory Deck
Namsan Tower merupakan menara tertinggi (236 m) di Seoul yang berada di Gunung Namsan. Menara yang memiliki ruang observasi, museum, toko suvenir, dan restoran ini dibangun pada tahun 1969 dan selesai dua tahun kemudian. Pada 15 Oktober 1980 menara ini pun dibuka pertama kalinya untuk umum. Namsan Tower merupakan menara gelombang radio pertama di Korea, yang menyiarkan gelombang radio dan televisi di Seoul. Saat ini masih beroperasi untuk stasiun televisi KBS, MBC, dan SBS.
Kepopuleran Namsan Tower sebagai tempat memasang gembok cinta didukung oleh promosi yang sangat baik dari pemerintahnya. Departemen pariwisata Negeri Ginseng ini selalu mempromosikan setiap destinasi wisatanya dengan gencar. Dunia hiburan pun turut mendukung, buktinya Namsan Tower beberapa kali ditampilkan dalam drama, film, ataupun iklan komersial. Bagi pecinta serial drama Korea pasti tahu bahwa tempat ini pernah ditampilkan dalam drama “My Love from the Stars”.
Sebelum memasang sepasang (atau lebih) gembok cinta di Namsan Tower, pengunjung biasanya sudah mempersiapkan gemboknya. Ada yang ditulisi nama sepasang kekasih, pepatah-pepatah cinta, ataupun impian dan pengharapan cinta. Bahkan, ada beberapa yang ditempeli foto stiker pasangan yang sedang berciuman atau berpelukan.
Jika belum punya gembok, toko di dekat halte bus Namsan Tower juga menjualnya. Setelah memasang dan mengunci gembok cinta di tempat yang diinginkan, ritualnya adalah melempar kuncinya ke bawah gunung. Filosofinya adalah cinta sang pemilik gembok takkan terpisahkan selamanya. Hal itu masih dilakukan pada tahun 2008, tetapi kini tersedia tempat penyimpanan kunci yang berbentuk seperti kotak pos di sana. Ini tindakan yang tepat. Sebab, kita tak ingin mengusik kelestarian hutan dengan kunci-kunci berkarat, bukan?
Senada dengan Korea, pemerintah Prancis baru-baru ini mengambil sikap terhadap tren gembok cinta di negaranya. Pagar-pagar kawat di Pont des Arts yang keberatan beban akibat dipenuhi gembok telah diganti karena membuat jembatan mungil di Sungai Seine itu hampir runtuh. Bahkan, pengunjung diimbau agar tak memasang gembok cinta lagi di sana. Akan tetapi, saat saya menuju Menara Eiffel dan melewati Passerelle Debilly, saya melihat banyak gembok yang mulai memadati jembatan itu. Tampaknya turis kasmaran selalu menemukan tempat untuk menobatkan cinta.
Di Indonesia, tepatnya di Jakarta, tren gembok cinta ini justru baru dimulai. Di jembatan Le Bridge di area Taman Impian Jaya Ancol terdapat sebuah papan kayu berbentuk hati tempat pengunjung bisa memasang gembok cinta. Tempat ini disebut Dermaga Hati. Saya pun penasaran ingin melihatnya.
Begitulah, hingga kini turis dari berbagai negara selalu singgah ke Namsan Tower karena citranya sebagai tempat paling romantis di Seoul. Pasangan kekasih berbondong-bondong mengikrarkan cintanya di sana. Saya sendiri belum pernah memasang gembok cinta di sana karena pertama kali datang sendiri dan kedua kalinya bersama adik saya. Kapan kira-kira saya bisa kembali ke sana, ya?
Love Lock yang memenuhi pagar Roof Terrace di Namsan Tower
Love Lock yang memenuhi pagar Roof Terrace di Namsan Tower
Panorama dari Roof Terrace juga sangat indah
Panorama dari Roof Terrace juga sangat indah
Halte Namsan Shuttle Bus di Namsan Tower
Halte Namsan Shuttle Bus di Namsan Tower
Suasana jalan menuju Namsan Tower
Suasana jalan menuju Namsan Tower
Panorama Kota Seoul yang terbagi dua oleh Sungai Hangang
Panorama Kota Seoul yang terbagi dua oleh Sungai Hangang
Time Capsule di Namsan Park yang ditanam pada tahun 1985 dan akan dibuka 500 tahun kemudian
Time Capsule di Namsan Park yang ditanam pada tahun 1985 dan akan dibuka pada tahun 2485
Puncak Namsan Tower
Puncak Namsan Tower
Transportasi Menuju Namsan Tower
  • Namsan Sunhwan Shuttle Bus
Naik kereta bawah tanah ke Stasiun Itaewon (Subway Line 6) lalu keluar di Exit 4, atau Stasiun Hangangjin (Subway Line 6) keluar di Exit 2, dan carilah bus nomor 03 dengan tujuan Namsan Tower.
Bisa pula turun di Stasiun Chungmuro (Subway Line 3 & 4) lalu keluar di Exit 2, atau Stasiun Dongguk University (Subway Line 6) keluar di Exit 2, dan lanjut dengan bus nomor 02 atau 05. Bus berhenti di kaki Gunung Namsan dan kita harus berjalan kaki beberapa ratus meter ke atas (taksi dan bus dilarang memasuki wilayah Namsan Tower). Harga tiketnya adalah 950 won sekali jalan dan bus datang setiap 15 menit. Bus beroperasi dari pukul 7.30 hingga 23.30.
  • Cable Car
Jika ingin merasakan sensasi berbeda, bisa juga naik cable car. Dari Stasiun Myeongdong (Subway Line 4) keluar di Exit 3, lalu jalan sekitar 10 menit ke arah kanan jalan di Pacific Hotel. Setelah bertemu persimpangan Hoehyeon, berjalanlah menuju Namsan Tunnel #3 dan naik Namsan Oreumi Elevator (gratis) menuju stasiun cable car. Harga tiket sekali jalan untuk dewasa adalah 6.000 won dan anak-anak 3.500, sedangkan untuk pergi-pulang masing-masing 8.500 won dan 5.500 won. Cable car ini buka pada pukul 10.00 hingga 23.00.
  • Seoul City Tour Bus
Tunggu busnya di Donghwa Duty Free di Gwanghwamun Plaza (Stasiun Gwanghwamun, Subway Line 5 Exit 6). Bus ini datang setiap 30 menit pada pukul 09.00-19.00. Untuk bus malam, biasanya hanya datang dua kali sehari, yaitu pada pukul 19.50 dan 20.00.
N Seoul Tower (Namsan Tower)
Seoul-si Yongsan-gu Namsangongwon-gil 126 (Yongsan-dong 2-ga 1-3), Korea
Telepon: +82-2-3455-9277 (Korean, English, Japanese, Chinese)
Laman: www.nseoultower.co.kr (Korean, English)
Buku: 09.00-23.00
Tiket masuk: silakan cek di sini.
*) Cavalier Poets adalah istilah untuk para penyair Inggris pada abad ke-17 yang kebanyakan berasal dari golongan pendukung Raja Charles I pada era Perang Sipil Inggris.
**) Kutipan dari bait keempat puisi “I Prithee Send Me Back My Heart” karangan Sir John Suckling.

Gembok Cinta' di Gunung Namsan, Wow... Romantis!


Ahmad Lutfie | Selasa, 24 Juni 2014 | 11:51 WIB | Dibaca: 1671 | Komentar: 0
Sepasang manusia narsis dengan latar belakang gunung 'gembok cinta'. (Foto: Octo Lampito
Jika bukan dirimu, cinta
Aku tak punya siapa-siapa
Kamu memang untukku...

KATA-KATA ini nyaris sama dengan kata-kata terkenal dalam film Korea yang kondang Secret Garden. Dan rangkaian kata yang bermakna cinta, hampir ada dalam puluhan ribu gembok di pohon gunung Namsan Tower Seoul.
Banyak tulisan 'I Love You' di gembok-gembok itu.

Ribuan kata cinta dalam gembok, membentuk pohon cemara berjejeran menjadi pemandangan indah. Senja merayap ketika saya dan rombongan Garuda Indonesia Yogya naik ke bukit itu, menggunakan cable car. Di kaki langit, matahari mulai tenggelam. Dari 'kapsul kereta gantung' itu kita bisa melihat keindahan Seoul bertabur lampu dari atas. Di sebelah saya, sepasang remaja Korea berpelukan mesra tak peduli sekitarnya. "Jangan kaget dan risih kalau melihat pemandangan serupa," kata Ken, warga Korea pemandu kami. Tak perlu melototi, karena adegan serupa banyak di antara rerimbunan pohon di bukit Namsan.

Kalau Anda pernah nonton film Korea My Girl, maka suasana semacam itu tergambar di sana. Ketika Lee Dong Wook memasang gembok cinta bersama Lae Dae Hee diiringi semburat langit yang temaram, wow... sungguh romantis. Tempat tersebut memang sering jadi lokasi film terkenal seperti Boys Before Flower, misalnya.
Gunung-gunung 'gembok cinta'.

Setiap tamu yang datang bisa membeli gembok yang terdapat di minimarket di tempat tersebut seharga mulai dari 6.000 - 15.000 won (1 won Rp 1.250). Di gembok itu mereka menulis nama pasangannya atau siapa saja yang akan 'digembok' cintanya. Kuncinya bisa dibuang di bawah bukit maupun disimpan bersama pasangannya sebagai memori bukit 'gembok cinta'. Sebenarnya bukan hanya nama pasangan dan ucapan kasih, namun bisa juga nama perusahaan dan sebagainya.

Lebai atau tidak ucapan itu, terbukti atau tidak, tetapi mitos tersebut berkembang sampai sekarang. Nyatanya puluhan ribu gembok nangkring di bukit Namsan. Dan tiap hari ratusan orang naik ke Namsan. Di negara yang kini 'K-Pop'nya menembus remaja dunia, di taman Gunung Namsan, banyak gaya pakaian dan rambut yang menjadi trendsetter remaja dunia, bisa dilihat.

Menara yang tingginya 2.367 meter tersebut sebenarnya pemancar radio, dibangun tahun 1969. Menara dibagi 2 bagian. Bagian dasar diisi dengan restoran dan supermarket, sedang yang atas kita bisa memandang kota Seoul 360 derajat dan tempatnya berputar. Untuk menuju ke menara tersebut sebenarnya selain melalui cable car dengan membayar 8.500 won, bisa juga melalui 500 anak tangga. Uniknya, landmark kota Seoul ini buka 24 jam, sehingga menjadi salah satu pilihan wisata malam.

Winter Sonata

Ucapan selamat datang dengan berbagai bahasa.
Tempat tak kalah romantisnya di Korsel adalah Pulau Nami. Lokasi tersebut sebenarnya kecil dan biasa saja. Namun gara-gara drama seri Korea Winter Sonata yang syutingnya di pulau tersebut, menjadikan tempat itu makin melejit sebagai tempat wisata yang wajib dikunjungi. Padahal sebenarnya Nami bukan pulau, tetapi daratan yang terpisah. Karenanya untuk mengunjungi cukup naik feri hanya lima menit.
Mejeng dengan latar belakang foto mesra.

Luas Nami 48.000 Km. Konsep wisata di situ adalah memadukan alam, manusia dan hewan. "Jangan kaget kalau malam tidak ada lampu dan TV. Ini komitmen untuk membangun suasana tersebut," kata Bimo dari Yoi Tours Yogya yang memandu kami. Saya membayangkan romantisnya suasana malam hari, ketika hanya lampion di atas pohon yang menyala atau cahaya bulan saja.

Tempat tersebut diciptakan sambil mengingatkan bagi para pecandu film Winter Sonata. Misalnya ada jembatan lokasi ketika Choi Ji Woo dan Eae Yong Jaon berciuman pertama. Tak jauh dari situ ada patung perunggu yang menggambarkan adegan film saat pasangan itu berpelukan. Tak jauh, ada papan yang bergambar bendera negara-negara internasional dengan ucapan 'Terima Kasih' dalam berbagai bahasa. Cara menarik untuk mengundang simpatisan wisatawan mancanegara.

Perjalanan menjadi menarik sambil menyaksikan tupai yang santai saja ketika anak-anak mendekat untuk memotretnya. "Mengingatkan kebun raya Gembiraloka," kata Muhammad Anshori, General Manager Garuda Indonesia Yogyakarta. Tak jauh dari lokasi tersebut, di Jalan Matacequia ada jajaran pohon rapi yang biasa difoto untuk walpaper. Di sinilah ada foto besar pasangan utama berpelukan berlatar belakang pepohonan yang bisa berubah warna saat empat musim berganti. Jejeran pohon tersebut yang menjadi ikon Nami sebenarnya ditanam oleh Seoul National University di tahun 1977. Banyak remaja yang berfoto di pohon tersebut, menirukan adegan dalam Winter Sonata. Termasuk rombongan agen terbaik Garuda Indonesia Yogya, yang beberapa kali foto bersama.
Santai di sela pepohonon yang tertata rapi.

Entah mengapa atau hanya sekadar daya tarik, pulau itu dideklarasikan sebagai negara independen dengan nama 'Naminara Republic'. Punya stempel sendiri, bahkan untuk masuk pulau kita tak membeli tiket, tetapi membayar paspor atau visa. Banyak rumah makan dengan masakan mulai Korea, Jepang, Italia. Kalau ingin bermalam? ada hotel berbintang bahkan ada musala bagi pengunjung muslim.

Ikon lainnya Nami adalah bentuk orang-orangan salju. Di dalam cerita, patung orang salju adalah penggambaran mereka. Di tempat itu, juga bisa menuliskan nama pasangan Anda. Banyak pasangan remaja dan keluarga, menuliskan nama mereka di sana. Sementara botol-botol minuman yang berserakan, dikumpulkan dibentuk menjadi patung besar berwarna hijau. Bagi yang ingin menikmati Nami dengan sepeda, disediakan penyewaan sepeda di tempat tersebut. (Tulisan dan Foto: Octo Lampito)
Nyaman rasanya berada di bawah pepohonan rindang.

Pulau Jeju

PULAU JEJU KOREA SELATAN

Melancong ke korea, di negeri ini terdapat pulau yang terkenal dari 3000 pulau yang ada di Korea. Pulau tersebut bernama Jeju, atau dikenal dengan pulau bali yang berada di Korea. Lokasi ini terkenal, karena keindahan, lingkungan alamnya yang bersih. Sejak masa lampau, pulau Jeju terpilih sebagai tempat pariwisata terunggul untuk berbulan madu bagi masyarakat Korea dan sebagai tempat yang dirasakan memberikan nuansa istimewa bagi turis asing, alasannya.

Penerbangan langsung dari kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, Beijing dan Shanghai (dan dari bandara domestik Korea Selatan) serta persyaratan visa yang mudah semakin menjadikan Jeju tujuan menarik.
Terdapat taman nasional semitropis dengan luas 224 km persegi dan pantai yang penuh dengan air terjun.
Luas Jeju tiga kali lebih besar dari Seoul, tapi hanya setengah juta orang yang tinggal di sana. Akibatnya pulau ini terasa sepi sekaligus santai. Meski Anda tidak sedang berbulan madu, namun berlibur di Jeju akan membuat anda merasa seperti itu.


1. Puncak tertinggi di Korea Selatan
Gunung api Hallasan yang sedang tidur mencapai ketinggian 1950 meter di atas permukaan laut, tapi Anda bisa mendakinya dan turun lagi dalam sehari jika berangkat pagi. Hindari awan hujan di musim panas dan datanglah pada musim semi saat azalea berbunga, atau saat warna-warna musim gugur muncul atau malah musim dingin untuk melihat salju.
Hallasan adalah cagar biosfer UNESCO. Di dalamnya terdapat danau kawah, tanaman pegunungan, burung pematuk, bajing, kupu-kupu dan serangga. Banyak klub pecinta alam secara reguler mendaki jalur-jalur di sini dan melihat 368 gunung api parasit.

2. Tuba lava
Satu lagi taman geologi UNESCO, Gua Manjang (Manjang Cave) memiliki panjang 8 kilometer dan Anda bisa berjalan sedalam 1 kilometer melihat terowongannya yang menyeramkan.
Terbentuk dari lahar yang mendingin, gua ini gelap, dingin, kadang sempit dan licin karena air. Di pojok-pojoknya terdapat kelelawar. Ini jelas bukan tempat bagi Anda yang takut ruang sempit.
Gunakan bus dari Terminal Bus Antarkota Jeju menuju Jocheon (local road 1132) dan turun di Pintu Masuk Manjanggul; dari sana ambil bus shuttle atau jalan kaki 20 menit.

3. Patung kakek
Jeju sangat bangga dengan angin, batu dan perempuan-perempuan mereka. Bebatuan di sini unik karena terbentuk dari muntahan lahar. Sekitar 90% dari permukaan batunya adalah jenis basalt.
Tembok batu ini melindungi lapangan terbuka dari badai. Sekitar tahun 1750, untuk menakut-nakuti para penyerang, tukang batu mulai memahat “patung kakek” (dolharubang) yang menyeramkan. Patung ini berbentuk phallus yang mirip dengan patung-patung di Easter Island.
Ada 45 patung yang masih berdiri — tapi jangan tertiru dengan yang replika. Batu-batu ini adalah simbol budaya kuno yang unik tentang dewa-dewa dan legenda rakyat.
Tengok patung-patungnya di sekeliling pulau dan cari tahu lebih lanjut di Jeju Stone Park.

 4. Perempuan penyelam
Pada zaman ketika para pria Jeju menghilang selama berminggu-minggu di kapal nelayan mereka, harus ada yang tetap tinggal dan mengangkuti batu  supaya makanan tersedia di rumah.
Karena padi tak mau tumbuh di pulau yang keras dan berangin ini, perempuan pun belajar menyelam untuk mencari gurita, abalone, kerang, cumi dan rumput laut. Kini, para perempuan laut perkasa ini (haenyo) bisa menyelam 10-20 meter tanpa alat bantu, dan menjadi terkenal seantero Korea Selatan.
Rata-rata haenyo ini berusia 65 tahun. Beberapa orang masih menyelam hingga usia 80 tahun dengan pakaian selam. Anda bisa melihat mereka bekerja di seluruh pulau termasuk Pantai Jungmun, Seogwipo.
Haenyeo Museum. 3204 Hado-ri, Gujwa-eup, Jeju. Tel. +82 64 710 7779. Dari Terminal Bus Ekspres Jeju, ambil bus rute 1132 menuju Saehwa atau Seongsan dan turun di Menara Peringatan Anti-Jepang Jeju Haenyeo (60 menit).

 5. Pantai-pantai indah
Pantai Jungmun: Sapuan pemandangan pasir, laut biru dan tanaman hijau merambat. Letaknya tepat di belakang kolam renang ala Vegas yang terdapat di kompleks mega-hotel Lotte World. Ia dilengkapi dengan tebing palsu, perahu kayuh berbentuk angsa dan kincir angin Belanda.
Kecuali ketika musim panas, pantai indah ini kosong. Pantai-pantai lain yang bisa dinikmati untuk berenang atau berselancar adalah Teluk Emerald, Gwakiji, Hamdoek, dan Shinyang.
Pantai Jungmun, Seogwipo, terletak di selatan, sekitar satu jam dari Kota Jeju.
 Gmn???Uda ada yg pernah kepulau Jeju disini?????Pengen kah???sama admin juga pengen hahahhah ^^
Credit: wisatafoto.wordpress.com, nyatanyafaktablogspot.com








Fanfiction Donghae



FF [SERIES] Time For Romance Part 1 >>sequel from DayDream<<
10 Agustus 2012 pukul 22:38
https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/417423_467903839900007_1341134042_n.jpg

Tittle : FF [SERIES] Time For Romance Part 1

Author : Admin hae*yumi
                Nama FB : Rafika Diah Ayumi
                Nama Twitter : FikaELFishyHae

Main Cast :
Lee Donghae Super Junior a.k.a Lee Donghae
Rafika Diah Ayumi a.k.a Park Young Ah
Kim Jong Woon Super Junior a.k.a Kim Jong Woon
Sub Cast :
Shippa CloudSomnia Elf a.k.a Jung Hyun Hoon
And Other

Genre : AU (Alternative Universal) , Romance , Sad , Comfort
Ratting : PG-15
Credit Poster FF by Novin Aresta

Disclaimer : This fanfict original my work, don’t copas from anywhere!!



=*=STORY BEGIN=*=



>>Author PoV


                Seorang namja tampan duduk di depan sebuah villa sambil memainkan gitarnya, namja itu terlihat serius menyanyikan lagu dengan genre slow. Lagu berjudul “Love is Really Pain” adalah lagu ciptaannya yang baru saja dia ciptakan sekitar satu minggu yang lalu
                “apakah kau tahu jika lagu ini aku ciptakan untukmu?” ucapnya seorang diri dan tanpa terasa airmata mulai menetes dari ke dua sudut matanya
                “Young Ah, ternyata aku tidak semudah itu melupakan dirimu. Bagaimana pun kau adalah yeoja yang pernah mengisi hatiku. Bukan! Hingga sekarang kau masih mengisi hatiku,”
 Jong Woon terdiam sejenak, dia memejamkan matanya dan menundukkan kepalanya seraya membayangkan kenangan indahnya bersama yeoja yang telah menjadi istri dari namja lain
                “aku masih mencintaimu Park Young Ah! Aku tidak bisa melupakanmu,” ujar Jong Woon nampak geram, namja itu mengepalkan sebelah tangannya dan kemudian menghempaskan ke lantai tanpa menghiraukan rasa sakit yang melandanya
                “oppa, apa yang kau lakukan?!” suara seorang yeoja membuat Jong Woon membuka mata dan menoleh ke arah yeoja itu.

>>Author PoV end



=XxX=



>>Park Young Ah PoV


                Kehidupan pernikahan yang aku jalani bersama Donghae oppa telah berjalan kurang lebih 2 minggu lamanya. Selama itu kami berdua beradaptasi satu sama lain dan kami selalu bersama dimana pun kami berada.
                “masuk,” ucapku saat ku dengar seseorang mengetuk pintu ruangan kerjaku yang dahulu merupakan tempat appaku bekerja. Aku tidak memperhatikan siapa yang masuk karena aku sedang memperhatikan berkas – berkas yang menjadi bagian dari pekerjaanku sebagai direktur utama Park Coorporation saat ini
                “permisi Nyonya, saya ingin berbicara dengan anda. Apakah saya tidak mengganggu?” suara yang tidak asing lagi di telingaku membuat aku mengalihkan pandanganku dari setumpuk berkas yang ada di hadapanku. Aku tersenyum saat seorang namja tampan berdiri sambil memasukkan ke dua tangan di dalam saku celananya dan tersenyum ke arahku
                “sudah ku duga kalau itu dirimu oppa,” balasku, kemudian aku meletakkan berkas yang ada di tanganku dan fokus menatap namja yang telah resmi menjadi suamiku itu.
Donghae oppa duduk di kursi tepat di depanku dan kemudian dia nampak memperhatikan berkas yang terlihat berantakan di meja kerjaku
                “apakah kau lelah chagi?” tanya Donghae oppa lembut, tatapan matanya yang teduh membuatku seakan melupakan semua pekerjaan yang memang benar – benar telah menguras tenaga dan fikiranku ini
                “ania. Ini memang sudah kewajibanku menjalankan pekerjaan ini, lagipula ada oppa yang selalu mendampingi dan membantuku untuk melakukan semua pekerjaan ini,” jawabku dengan memberikan senyuman ringan kepadanya
                “aku tahu kalau semua ini memang berat untukmu, aku bisa melihat dari wajahmu kalau kau sangat lelah chagi. Mianhaeyo,” ujar Donghae oppa. Aku mengernyitkan alis kemudian aku melihat suamiku itu menundukkan kepalanya lalu aku pun beranjak dari dudukku dan menghampiri Donghae oppa
                “untuk apa oppa meminta maaf? Oppa tidak bersalah kepadaku,” aku pun memegang ke dua pundak Donghae oppa dengan lembut
 Donghae oppa mengangkat kepalanya dan kemudian dia juga beranjak dari tempat duduknya, mata kami saling bertemu satu sama lain dan tiba – tiba dia memelukku dengan erat
                “aku tidak mau melihatmu sedih, lelah, maupun terluka. Aku akan berusaha membuatmu bahagia selama aku berada di sampingmu, aku tidak akan pernah meninggalkanmu chagiya,” Donghae oppa semakin mempererat pelukannya di tubuhku
                “mengapa kau berkata seperti itu oppa?” tanyaku nampak heran
                “karena aku mencintaimu Park Young Ah,” aku pun tersenyum dan membalas pelukan hangat Donghae oppa di tubuhku.

>>Park Young Ah PoV end



=XxX=



>>Kim Jong Woon PoV


                “apa yang kau lakukan di sini?” tanyaku dengan nada cuek, aku kembali mengepalkan tanganku dan memukulkannya kembali ke lantai
                “yaa!! Jong Woon oppa! Hentikan!” teriak yeoja itu sambil berlari ke arahku yang tidak aku hiraukan sama sekali. Tiba – tiba tangan yeoja itu menggenggam tanganku, mencegahku agar aku tidak memukulkan kembali tanganku ke lantai
                “kau tidak berhak mencampuri urusanku Hyun Hoon-ah!” bentakku kepada yeoja yang seumuran dengan Young Ah itu
Jung Hyun Hoon tidak menghiraukan bentakanku, yang dia lakukan hanya menggenggam lembut tanganku yang memang terasa sakit tanpa melihat wajahku. Aku memperhatikan wajah manisnya namun dia masih tidak merespone tatapanku
                “mengapa kau melakukan semua ini Hoon-ah?! Kau tidak perlu melakukan semua ini kepadaku,” ujarku sambil mencoba menarik tanganku dari genggamannya namun yeoja itu berusaha untuk tetap menggenggam tanganku
                “jangan protes oppa! Apa kau tidak melihat tanganmu yang sudah membiru ini eoh?! Jika kau terus memaksakannya maka tanganmu akan semakin terluka, apa kau tahu itu?!” sentaknya
                “sudah ku bilang ini bukan urusanmu Hyun Hoon-ah! Jangan campuri urusanku lagi dan apa saja yang aku lakukan!” balasku dengan nada dingin
Hyun Hoon menatap tajam ke arahku, tanpa pembicaraan dia terus menatap wajahku. Sampai akhirnya yeoja itu menghempaskan tanganku dengan cukup keras dan berdiri dengan cepat
                “baiklah jika itu mau oppa! Aku tidak akan peduli lagi kepada oppa!” ujar Hyun Hoon sambil memalingkan tubuhnya dan berlari meninggalkanku.
Seketika itu juga aku tersadar dan mencoba untuk menyusul yeoja manis itu namun rasanya aku tidak sanggup, entah mengapa langkahku terasa berat. Yang aku lakukan hanya menyesali diriku yang terlalu kasar kepada yeoja yang peduli terhadapku
                “mianhaeyo Hyun Hoon-ah, aku telah bersikap kasar terhadapmu. Tidak seharusnya aku melakukan itu kepadamu, tidak seharusnya aku melampiaskan kemarahanku kepada yeoja baik sepertimu. Aku benar – benar menyesal,” gumamku

>>Kim Jong Woon PoV end



=XxX=



>>Lee Donghae PoV


                “chagi, ini aku buatkan teh hangat manis untukmu,” ucapku sambil menyerahkan secangkir teh hangat manis kepada Young Ah yang terlihat kelelahan itu. Yeoja cantik itu mengambil cangkir yang aku berikan sambil tersenyum manis kepadaku, aku pun membalas senyumnya kemudian aku duduk persis di samping Young Ah
                “ehm… Teh ini nikmat sekali oppa. Gomawo,” ujarnya setelah menyeruput teh hangat manis itu
                “cheonma chagi,” balasku sambil mengacak pelan rambutnya
                “seharusnya aku yang menyediakan minuman hangat untukmu oppa. Bukankah sudah kewajibanku sebagai seorang istri untuk melakukan itu ketika suami pulang bekerja,” ucap Young Ah
                “ania. Kau tidak perlu melakukan seperti itu chagi, kau terlihat sangat kelelahan daripada aku. Mungkin karena kau belum terbiasa untuk melakukan pekerjaan ini, sedangkan aku sudah terbiasa melakukan pekerjaan itu. Sebagai seorang suami, aku akan selalu menjaga dan memberikan pelayanan yang terbaik untukmu,”
 Young Ah tidak bergeming, yang dia lakukan hanya tersenyum kemudian menggenggam lembut ke dua tanganku dan bersandar di pundakku
                “Lee Donghae oppa, terima kasih untuk semua kebaikanmu. Oppa, saat pertama kali kita menikah dulu aku memang sama sekali tidak memiliki perasaan cinta terhadapmu. Yang aku fikirkan saat itu hanya Jong Woon oppa yang pasti sangat sakit karena keputusanku untuk memenuhi permintaan appa, aku fikir jika aku menikah dengan orang yang tidak aku cinta maka orang itu tidak akan memperhatikan ataupun mencintaiku. Itulah mengapa aku bersikap cuek terhadapmu, tetapi ternyata aku salah! Kau sangat baik kepadaku oppa, perhatianmu dan juga perlakuanmu terhadapku benar – benar membuatku nyaman jika berada di sampingmu. Dan yang paling membuatku kagum saat kau mengijinkanku untuk menemui Jong Woon oppa, saat itu aku benar – benar tidak percaya jika ada namja sebaik dirimu oppa,” jelas Young Ah panjang lebar
Aku teharu mendengar ucapannya, tanpa banyak bicara aku langsung menarik tubuh Young Ah ke dalam pelukanku dan mencium puncak kepalanya
                “itulah mengapa aku lebih memilihmu, memilih untuk tidak pergi ke Jepang dan menetap di Korea bersama dengan dirimu oppa. Aku mungkin belum sepenuhnya bisa mencintaimu tetapi aku akan berusaha untuk mencintaimu dengan setulus hatiku seperti kau yang mencintaiku dengan tulus,” lanjut Young Ah
                “aku memang mencintaimu, bukan! Aku sangat mencintaimu Young Ah-ya. Aku mencintai semua yang ada pada dirimu, kau tidak perlu memaksakan dirimu untuk mencintaiku. Meski kau tidak bisa mencintaiku hingga akhir nanti, satu hal yang harus kau tahu bahwa aku akan selalu mencintaimu hingga akhir hidupku,” ucapku lembut
                “oppa…,” aku merasakan tubuh Young Ah bergetar pelan dan dia mulai terisak di pelukanku
                “jika hatimu memang memilihku, maka dengan sendirinya rasa cinta yang murni akan datang chagiya. Sampai kapanpun aku akan selalu mencintaimu dan bersama denganmu Park Young Ah,” ujarku
                “saranghaeyo Young Ah-ya,” bisikku pelan

>>Lee Donghae PoV end



=XxX=



>>Kim Jong Woon PoV


                “Hyun Hoon-ah, mianhae,” aku mengatakan permintaan maafku kepada Jung Hyun Hoon pada malam harinya. Aku mendapati yeoja itu sedang duduk menyendiri di taman dekat villa milik salah satu keluarga kaya raya yang di jaga oleh appa dari Hyun Hoon. Rumah Jung ahjussi cukup dekat dari villa itu dan Jung ahjussi merupakan orang kepercayaan dari pemilik villa itu
                “oppa tidak perlu meminta maaf kepadaku,” balas Hyun Hoon ketus, dia mengatakannya tanpa melihat ke arahku. Aku pun memberanikan duduk di sampingnya dan mencoba mendekatinya tetapi Hyun Hoon semakin menjauh dariku
                “aku benar – benar menyesal melakukannya Hoonie-ah. Aku berusaha untuk menemuimu sejak tadi tetapi aku tidak berani, aku takut kalau kau tidak akan memaafkaku,” ujarku pelan
                “eoh!! Jadi oppa pikir sekarang aku akan memaafkan oppa meski oppa memohon kepadaku?!” perkataan Hyun Hoon benar – benar membuatku terkejut. Jung Hyun Hoon bukanlah yeoja yang keras seperti ini, dia adalah yeoja manis yang lembut, apakah dia berubah karena ulahku tadi?
                “mi…mianhae Hoonie-ah. Kau tahu aku benar – benar menyesal telah membentakmu dan bersikap kasar kepadamu. Apa yang harus aku lakukan agar kau mau memaafkanku?” aku menundukkan kepalaku dan sama sekali tidak berani menatap wajahnya, diriku penuh dengan rasa penyesalan yang sangat mendalam saat ini
                “hahahahaha… Jong Woon oppa. Wajahmu terlihat lucu ketika sedang ketakutan seperti ini,” ujar Hyun Hoon sambil tetap terkekeh geli. Aku langsung mengangkat wajahku dan menatap yeoja itu dengan tatapan heran
                “jadi, kau tidak marah kepadaku Hyun Hoon-ah?” tanyaku dengan wajah yang menyimpan sejuta tanya
Hyun Hoon menggeleng sambil tetap terkekeh pelan. Yeoja itu kemudian tiba – tiba berhenti tertawa dan mengenggam ke dua tanganku dengan lembut
                “aku telah memaafkanmu sejak tadi oppa. Aku tahu kalau kau sangat terpukul dan saat ini perasaanmu sedang kalut, kau masih memikirkan dia bukan? Memikirkan Park Young Ah?” ujar Hyun Hoon yang membuatku seketika membelalakan mata
Aku dan Hyun Hoon memang telah mengenal sejak lama. Saat umurku 17 tahun, ke dua orang tuaku meninggal dan aku tinggal bersama Jung Ahjussi. Jung ahjussi memiliki seorang putri bernama Jung Hyun Hoon dan dia seumuran dengan Park Young Ah, Jung ahjussi dan putri nya memilih menetap di Jepang semenjak istrinya meninggal 3 tahun yang lalu sementara aku memilih menetap di Korea. Hingga pada akhirnya aku memutuskan meninggalkan Korea dan kembali bersama Jung Ahjussi
                “ba..bagaimana kau bisa tahu tentang Park Young Ah?” tanyaku tak percaya
                “aku tidak sengaja mendengar percakapanmu dengan appa beberapa waktu lalu oppa. Mianhae jika aku lancang, tetapi aku tidak sengaja mendengarkannya dan aku benar – benar tersentuh dengan ceritamu,” jawab Hyun Hoon sambil menatapku dengan tatapan sendu
Ku akui, aku memang sangat dekat dengan Jung Ahjussi. Dia sudah seperti seorang ayah untukku dan kepada dialah aku mencurahkan semuanya
                “gwaenchana Hoonie-ah. Menyedihkan sekali bukan kisah hidupku?” ujarku sambil memaksakan senyum di wajahku, aku memalingkan pandanganku dan menatap langit malam
                “apa kau masih mencintai Park Young Ah? Yeoja yang telah menjadi cinta pertamamu dan telah bersamamu selama hampir 3 tahun lamanya. Mengapa dia dengan teganya memilih menikah dengan namja lain dan tidak bersama dengan dirimu oppa?!” Hyun Hoon nampak kesal dengan Young Ah, yeoja manis itu mendengus pelan dan wajahnya terlihat menyimpan amarah
                “heei!! Mengapa kau kesal seperti ini Hoonie-ah? Bukankah aku yang seharusnya marah dan kesal eoh?” ucapku sambil mengacak pelan rambu Hyun Hoon
Yeoja itu menatapku kemudian dia kembali menggenggam ke dua tanganku
                “rebutlah dia kembali oppa. Kejarlah cintamu, apa kau tidak ingin bersama dengannya lagi? Aku tahu kalau kau masih sangat mencintainya. Apa kau tidak ingin kembali bersamanya?” tanya Hyun Hoon
                “aa..ania Hoonie-ah. Dia sudah bersama namja lain, mana mungkin aku merebutnya. Lagipula aku sudah melupakannya,” elakku
                “tidak mungkin oppa melupakan Young Ah secepat itu! Aku yakin oppa masih sangat mencintainya dan mengharapkannya. Kejarlah dia oppa! Rebut dia kembali untuk berada di sisimu!” pinta Hyun Hoon dengan penuh semangat
Aku menatap wajahnya dengan seksama, mengapa dia bisa seperti ini kepadaku? Memberikan aku semangat untuk bisa merebut kembali Young Ah dari tangan Donghae
                “mengapa kau seperti ini Hyun Hoon-ah?” tanyaku heran
                “karena aku tidak mau melihatmu terus menerus bersedih seperti ini oppa,” jawab Hyun Hoon sembari mengeratkan genggaman tangannya di ke dua tanganku.

>>Kim Jong Woon PoV end



=XxX=




>>Park Young Ah PoV

                “selamat pagi istriku,” suara merdu dari seorang namja tepat berada di telinga kananku. Aku pun perlahan membuka mata, mengerjapkannya beberapa kali dan berusaha menyesuaikan sinar matahari yang mulai memasuki kamarku secara perlahan
                “oppa,” ucapku lirih sambil menoleh ke arah Donghae oppa yang ada di sampingku
                “kau telat chagi! Aku bangun lebih pagi darimu. Kkkk,” ucapnya sambil terkekeh pelan
Aku pun bangun dari tidurku dan duduk dengan badan yang masih terasa lemas
                “memang sekarang pukul berapa oppa?” tanyaku
                “ini sudah pukul 8 pagi chagi,” jawab Donghae oppa lembut
Aku pun membelalakkan mata dan dengan cepat aku beranjak dari ranjangku. Aku melihat Donghae oppa yang terlihat terkejut dengan ulahku yang nampak tergesa – gesa seperti orang kebingungan
                “waeyo chagi?” tanya Donghae oppa nampak bingung
                “yaa oppa!! Mengapa kau masih bersantai seperti ini? Bukankah kita harus bergegas pergi ke kantor?! Kita sudah telat oppa,” aku pun berjalan menjauhi ranjang dan bergegas menuju ke kamar mandi yang ada di dalam kamar
                “yaa!! Park Young Ah! Apa kau lupa kalau hari ini adalah hari minggu?” ujar Donghae oppa yang otomatis menghentikan langkahku. Aku pun membalikkan badan dan menatap Donghae oppa yang masih duduk dengan santainya di ranjang
                “jadi hari ini hari minggu?” tanyaku dengan wajah yang aku yakin terlihat konyol
Donghae oppa terkekeh geli melihat ekspresiku, kemudian dia beranjak dari ranjang dan menghampiriku
                “bagaimana kau bisa lupa kalau hari ini adalah hari minggu chagi, hmm?” ujarnya sambil mengacak pelan rambutku. Aku pun tersenyum dengan wajah polos sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal ini
                “aku pikir ini hari Senin oppa. Aish!! Mengapa aku bisa begitu pabbo!” gerutuku seorang diri
Donghae oppa mendekatkan wajahnya ke wajahku, aku sedikit terkejut tetapi dia malah memegang ke dua pundakku dengan cukup erat
                “hmm… Apakah ini karena semalam chagi? Sampai – sampai kau lupa kalau hari ini adalah hari Minggu?” goda Donghae oppa yang otomatis membuat wajahku memanas, aku yakin sekali jika wajahku pasti memerah karena malu
                “yaa!! Oppa!! Apa yang kau katakan eoh? Kau senang sekali menggodaku,” ujarku sambil memukul pelan dada bidangnya. Sikap manjaku kembali keluar, entah mengapa saat bersama Jong Woon oppa aku sama sekali tidak pernah bersikap manja seperti ini
                “kkkkk… Sudahlah chagi. Aku tidak akan mengganggumu lagi, sekarang kau cepatlah mandi dan bersiap. Eommanim tadi pagi menelfon dan beliau meminta kita untuk mengunjunginya,” ujar Donghae oppa
                “aah, jinja? Aku juga sangat ingin bertemu dengan eomma. Aku sangat merindukannya,” ucapku sambil memainkan ujung rambutku
                “kalau begitu, selama kau mandi aku akan menunggumu di ruang televisi. Setelah Eommanim menelfon, aku langsung berbenah diri lalu aku membangunkanmu. Satu lagi, Eommanim menyuruh kita untuk sarapan pagi di rumahnya jadi kita tidak perlu sarapan di sini,” balas Donghae oppa sambil tersenyum ke arahku
                “arraseo. Aku akan bergegas dan bersiap menuju ke rumah eomma,” aku pun langsung berjalan menuju kamar mandi sementara Donghae oppa pergi menuju ruang televisi.

>>Park Young Ah PoV end



=XxX=



>>Lee Donghae PoV


                Aku dan Young Ah telah tiba di rumah Eommanim. Dan saat ini kami bertiga sedang menikmati sarapan pagi sambil sesekali mengobrol ringan
                “chagi, kapan kau akan memberi eomma seorang cucu?” tanya Eommanim membuat Young Ah seketika tersedak makanannya dan cepat – cepat aku memberikan segelas air putih kepadanya. Young Ah segera meminum air putih itu dan langsung menatap ke arah eommanim sambil sesekali batuk
                “eomma… Aku dan Donghae oppa baru saja menikah. Mengapa eomma terburu – buru meminta seorang cucu kepada kami?” tanya Young Ah sembari merengek manja
Aku hanya bisa tersenyum sambil melanjutkan mengunyah makanan yang baru saja aku suapkan ke dalam mulutku
                “eomma sangat ingin menimang cucu Young Ah-ya. Eomma yakin Donghae juga pasti menginginkan seorang anak. Bukan begitu Donghae-ssi?” tanya Eommanim kepadaku yang otomatis membuatku menatap Eommanim dengan tatapan bingung. Kemudian aku hanya bisa mengangguk sembari tersenyum
                “kau lihat chagi. Donghae juga menginginkan seorang anak, begitu juga dengan eomma yang menginginkan seorang cucu dari kalian berdua,” ujar Eommanim
Young Ah langsung menatapku dengan tatapan tajam, lalu aku pun hanya bisa mengalihkan pandanganku sambil melanjutkan melahap makananku
                “bersabarlah eomma. Tidak mungkin dengan cepat aku bisa memiliki seorang anak, semuanya butuh proses dan itu tidak sebentar,” ujar Young Ah
                “benar kata Young Ah eommanim. Kami pasti akan memberikan seorang cucu untuk eommanim tetapi semua itu butuh waktu,” sahutku
                “aku mengerti. Oleh karena itu aku mempersiapkan ini untuk kalian,” ucap eommanim sambil menyerahkan dua lembar tiket pesawat kepadaku
                “untuk apa tiket pesawat ini eommanim?” tanyaku penasaran
                “eomma memberikan hadiah pernikahan untuk kalian berdua. Ini tiket pesawat untuk honeymoon kalian, kalian pergilah berbulan madu selama 2 minggu. Eomma sudah mempersiapkan semuanya jadi kalian tidak perlu khawatir,” jawab eommanim
                “kami akan honeymoon ke negara mana eomma?” tanya Young Ah sambil ikut memperhatikan tiket pesawat itu
                “kalian akan berbulan madu ke Jepang. Dan di sana kalian akan menginap di villa milik keluarga kita, eomma sudah menghubungi Jung ahjussi. Kalian bersiap – siaplah karena kalian akan berangkat besok pagi,” jawab eommanim santai
Aku dan Young Ah seketika terkejut mendengarkan penjelasan Eommanim. Young Ah menggenggam erat tanganku, dan aku langsung menatap wajahnya
                “Je.. Jepang?” tanya Young Ah tak percaya
                “ne. Kalian akan berbulan madu ke Jepang selama 2 minggu. Semua sudah siap di sana, kalian hanya perlu menyiapkan barang – barang bawaan kalian saja,” ucap Eommanim yang membuat Young Ah semakin mengeratkan genggaman tangannya
                “waeyo chagi? Apakah kau tidak senang dengan hadiah dari eomma?” tanya Eommanim nampak heran dengan perubahan ekspresi Young Ah
                “aah, ania Eommanim. Kami sangat senang menerima hadiah pemberian Eommanim,” elakku
                “syukurlah kalau begitu. Eomma harap kalian menikmati bulan madu kalian nanti ya dan cepatlah berikan eomma seorang cucu, arraseo?!” ujar Eommanim
                “arraseo Eommanim. Ghamsahamnida,” balasku sopan
                “cheonmaneyo Donghae-ssi. Kau memang menantu yang baik,” ujar Eommanim lembut
Aku pun tersenyum ke arah Eommanim kemudian aku langsung melihat Young Ah yang sedari tadi hanya terdiam
                “chagi, kau tidak apa – apa kan?” bisikku pelan
                “oppa.. Apakah harus kita pergi ke Jepang? Bagaimana jika nanti di sana kita bertemu dengan Jong Woon oppa?” tanya Young Ah lirih. Wajahnya terlihat sedikit pucat
Aku terdiam kemudian aku menggenggam erat tangan Young Ah dan tersenyum lembut untuk menenangkannya. Namun Young Ah masih menampakkan wajahnya yang tidak tenang, dia hanya bisa memaksakan senyum kepada eomma nya
                “aku akan menjagamu Young Ah-ya. Kau tidak perlu khawatir, aku tidak akan meninggalkanmu,” gumamku dalam hati.

>>Lee Donghae PoV end



=*=To Be Continued=*=



Duaaaaaaaaar!!!
Sequel dari FF DayDream telah dibuat sesuai permintaan readers semua ^o^
Eotte? YoungHae semakin romantis saja kan, sesuai dengan judul FFnya XD #ditabok
 Bagaimana kelanjutan kisahnya? Akankah YoungHae bertemu dengan Jong Woon saat berada di Jepang? Atau malah tidak sama sekali?
Tunggu kelanjutan ceritanya yang akan menceritakan bagaimana YoungHae couple saat berada di Jepang nanti, kkkkk
Jangan lupa setelah Read, Tinggalkan Like dan Comment ^^
Ghamsa ^o^ #bow with Hae